KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Kabupaten Kapuas melalui Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (KBKS) bersinergi dengan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Kecamatan Kapuas Hilir dalam melaksanakan kegiatan Pembinaan Remaja. 

Kegiatan ini diselenggarakan melalui Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) sebagai bagian dari Program Generasi Berencana (Genre) di Kecamatan Kapuas Hilir, dengan target pelaksanaan hingga tahun 2025.

Acara ini dihadiri oleh guru, pembina dan pengurus PIK-R SMAN 1 Kapuas Hilir, siswa SMPN 2 Kapuas Hilir, serta para penyuluh KB Kecamatan Kapuas Hilir.

Dalam sambutan Kepala Dinas P-3APPKB Kabupaten Kapuas, dr. Tri Setyautami yang dibacakan oleh Sri Mawarni selaku Kabid KBKS, ia menyampaikan bahwa remaja merupakan kelompok usia yang sangat rentan terhadap risiko Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR). 

Di masa peralihan ini, remaja mengalami banyak perubahan fisik dan psikologis yang bisa menimbulkan berbagai permasalahan kompleks, seperti masalah seksualitas, penyalahgunaan narkoba (napza), serta risiko tertular penyakit menular seperti HIV dan AIDS.

Salah satu permasalahan remaja yang menjadi sorotan saat ini adalah masih tingginya angka pernikahan dini. 

'Sebagai langkah antisipatif terhadap risiko Triad KRR, kami menekankan perlunya promosi dan pembinaan melalui Program Genre dan pembentukan PIK-R, baik melalui jalur pendidikan maupun jalur masyarakat," katanya, Senin, 28 April 2025.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para remaja di Kecamatan Kapuas Hilir dapat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, menghindari perilaku berisiko, dan merencanakan masa depan yang lebih baik. (DODI/j)