SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, Kelompok Kerja Taman Kanak-kanak (KKTK) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar Gebyar PAUD yang diikuti ratusan anak usia dini dari berbagai lembaga PAUD se-Kotim. Kegiatan ini menjadi ajang untuk mengasah kreativitas, sportivitas, dan membangun karakter positif sejak dini.

Kepala Dinas Pendidikan Kotim Muhammad Irfansyah mengapresiasi kegiatan yang menjadi momentum untuk terus menggelorakan semangat belajar, semangat mendidik, serta semangat berprestasi.

"Melalui Gebyar PAUD ini, kita tidak hanya memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkembang, tetapi juga menanamkan nilai kejujuran, sportivitas, percaya diri, dan membangun karakter positif sejak usia dini," ujar Irfansyah, Senin, 28 April 2025.

Lanjutnya, anak-anak adalah generasi penerus masa depan Kabupaten Kotawaringin Timur, bahkan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, memberikan pendidikan berkualitas sejak usia dini adalah investasi terbaik untuk masa depan.

"Pendidikan usia dini harus dilakukan dengan pendekatan yang menyenangkan, kreatif, dan membangun. Ini akan menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang anak-anak kita," katanya. 

Ia juga memberikan apresiasi kepada KKTK Kotim yang telah menggagas dan melaksanakan kegiatan ini dengan sukses. "Semoga Gebyar PAUD ini mempererat silaturahmi antar-lembaga PAUD, meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini, dan mendorong inovasi pembelajaran di masa depan," tambahnya.

Kepada seluruh anak-anak yang mengikuti lomba, Irfansyah memberikan semangat agar mereka tampil percaya diri dan penuh kegembiraan.

"Selamat berlomba. Tunjukkan bakat dan kreativitas kalian. Ingat, yang terpenting bukan soal menang atau kalah, tetapi tentang keberanian tampil, belajar, dan mengasah potensi diri," pungkasnya.

Gebyar PAUD ini diisi dengan berbagai lomba menarik yang diikuti total 631 peserta. Diantaranya yaitu lomba mewarnai anak PAUD diikuti 562 peserta, lomba alat peraga edukatif khusus guru 42 peserta, lomba menghias bekal diikuti orang tua ada 27 peserta. (DEWI PATMALASARI/j)