BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya, Noorkhalis Ridha, menekankan pentingnya langkah antisipatif dalam menghadapi potensi bencana alam.
Ia menyebut bahwa, Pemerintah Kota (Pemko) perlu segera melakukan pemetaan terhadap wilayah-wilayah yang rawan bencana, untuk mempermudah proses penanggulangan jika bencana terjadi.
"Pemetaan wilayah rawan bencana sangat penting agar kita bisa lebih cepat bertindak ketika terjadi bencana, sekaligus meminimalisir risiko korban jiwa," ujar Noorkhalis, Senin, 28 April 2025.
Menurutnya, dengan adanya pemetaan yang akurat, pemerintah bisa menyiapkan langkah-langkah strategis mulai dari sistem peringatan dini, jalur evakuasi, hingga penyediaan lokasi-lokasi penampungan sementara bagi korban.
Selain itu, Noorkhalis juga mendorong adanya sosialisasi dan edukasi rutin kepada masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana, agar mereka lebih siap dan memahami langkah-langkah penyelamatan diri.
"Kesadaran masyarakat juga bagian penting dari upaya pencegahan dan mitigasi. Pemerintah harus terus mengedukasi masyarakat, selain memperkuat sarana dan prasarana kebencanaan," tambahnya.
Ia berharap, langkah antisipatif ini bisa memperkuat ketahanan daerah dalam menghadapi berbagai jenis bencana, mulai dari banjir, kebakaran hutan dan lahan, hingga bencana lainnya yang berpotensi terjadi di Palangka Raya. (MARINI/j)









