BORNEONEWS, Kuala Kurun - DPRD Gunung Mas memberikan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan sektor pertanian, perekonomian, dan pariwisata di wilayah setempat.
"Beberapa rekomendasi dari kami yakni pertama kuatkan sektor pertanian di tempat atau lokasi yang memang layak untuk pertanian tanaman pangan," kata juru bicara DPRD Gunung Mas Herbert Y Asin, Senin, 28 April 2025.
Rekomendasi selanjutnya kepada pemerintah daerah melalui dinas terkait harus memikirkan solusi untuk petani ladang yang berpindah dikarenakan sistem ladang berpindah dapat mengakibatkan kerusakan hutan, degradasi dan tanah erosi.
"Kemudian, untuk program smart agro tanaman jagung agar dievaluasi kembali karena menurut pandangan kami tidak layak dilanjutkan di Kabupaten Gunung Mas," ucap Herbert.
Herbert menyampaikan pihak DPRD Gunung Mas merekomendasikan adanya reklamasi dan revegetasi eks tambang masyarakat untuk kebun tanam keras yang produktif bagi masyarakat.
--page
Lalu, pembinaan dan relokasi pedagang kaki lima sayuran di pasar lama area belakang Hotel Gunung Mas dan rehabilitasi area pelabuhan pasar baru untuk penampungan pedagang kaki lima sayur-sayuran.
Selain itu, untuk menguatkan kerja sama dengan instansi terkait dan perhatian khusus untuk mengatasi pertambangan emas skala kecil (PESK), dikarenakan konsekuensi dari kegiatan pertambangan tersebut dapat merusak lingkungan, membahayakan kesehatan dan keselamatan kerja dan masyarakat sekitar.
"Olehkarena itu, pemerintah dapat mengupayakan penegakkan hukum, memberikan edukasi, memberikan teknologi pengelolaan emas bebas merkuri dan memfasilitasi pengalihan mata pencaharian," ucapnya.
Sedangkan untuk program smart tourism, pihak DPRD Gunung Mas sepakat jika dibuat patung Tuhan Yesus Memberkati sebagai ikon daerah Kabupaten Gunung Mas yang diharapkan hal itu bisa menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Gunung Mas. (RISKA YULYANA/Y)









