BORNEONEWS, Kasongan - Wilayah Kabupaten Katingan, terutama bagian hulu atau Utara diguncang gempa bumi tektonik, Senin, 28 April 2025 sekitar pukul 16:23:05 WIB.
Berdasarkan laporan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Katingan, Markus bahwa gempa bumi tersebut terjadi di wilayah hulu Kabupaten Katingan.
Ia mengatakan dari laporan Camat Marikit, Amos bahwa di wilayah tersebut benar terjadi gempa bumi, yaitu berada di tiga desa.
Warga merasakan ada getaran gempa bumi tersebut.
Selain Desa Rangan Surai, juga ada Desa Tumbang Taei dan Desa Tumbang Dakei.
Markus menyebut getaran gempa bumi tersebut tidak terlalu kuat dan tidak berlangsung lama.
Markus mengatakan berdasarkan laporan pihak BMKG Balikpapan, yang dilaporkan Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan, Rasmid, bahwa kejadian dan parameter gempa bumi hari Senin, 28 April 2025 pukul 16:23:05 WIB, terjadi di wilayah Kabupaten Katingan.
Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi tektonik itu memiliki parameter M=4.0.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0.96 LS dan 112.67 BT, atau tepatnya berlokasi 15 km barat laut Katingan, Kalteng pada kedalaman 21 km.
Jenis dan mekanisme gempabumi dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi kedalaman dangkal akibat aktivitas sesar aktif.
Untuk dampak gempa bumi berdasarkan laporan masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di Desa Penda Tenggaring Baru, Kecamatan Katingan Hulu, dengan intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
Hingga saat ini tidak terdapat laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan gempa bumi tersebut.
Gempa bumi susulan.
Hingga hari Senin, 28 April 2025 pukul 19:10:00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
Markus juga mengatakan berdasarkan laporan pihak BMKG tersebut diimbau kepada masyarakat di wilayah Katingan dan sekitarnya agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Dan pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (username: pemda password: pemda-bmkg) atau infobmkg. (ABDUL GOFUR/j)









