PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Menjelang Idul Adha 1446 Hijriah di tahun ini, Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Ternak pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kota Palangka Raya, drh Ganjar Priyatno menekankan pentingnya langkah pencegahan PMK. Menurutnya, PMK masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan hewan kurban.

"Kami terus mengedukasi peternak tentang pentingnya vaksinasi dan kebersihan kandang," ujar Ganjar pada Senin, 28 April 2025.

Ganjar juga menjelaskan bahwa vaksinasi adalah langkah utama dalam mencegah penyebaran PMK. Selain itu, pengawasan ketat terhadap lalu lintas hewan ternak menjadi prioritas.

"Kami bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan hewan yang masuk ke Palangka Raya bebas dari PMK," tambahnya.

Selain vaksinasi, Ganjar mengimbau masyarakat untuk membeli hewan kurban dari sumber terpercaya. Hal ini untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak.

"Kami juga menyediakan pos pemeriksaan kesehatan hewan di beberapa titik strategis," katanya. Ganjar menekankan bahwa edukasi kepada masyarakat adalah kunci keberhasilan dalam mengendalikan PMK.

"Kami mengadakan seminar dan pelatihan untuk peternak dan masyarakat umum," jelasnya. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran tentang bahaya PMK.

Di akhir wawancara, Ganjar mengingatkan bahwa kesehatan hewan kurban adalah tanggung jawab bersama.

"Mari kita bersama-sama menjaga kualitas hewan kurban demi kelancaran Idul Adha," tuturnya.(TESTI PRISCILLA/R)