SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Ketua Fraksi PKB DPRD Kotawaringin Timur, M Abadi menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur sebagai fondasi utama dalam menunjang pertumbuhan ekonomi, pemerataan kesejahteraan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat. 

"Pembangunan infrastruktur tidak boleh hanya terfokus di wilayah perkotaan. Wilayah pedesaan juga harus mendapatkan perhatian yang adil dan proporsional," ujar M Abadi, Selasa, 29 April 2025.

Menurutnya masih banyak keluhan masyarakat di desa terkait lambannya pembangunan infrastruktur, seperti jalan dan jembatan rusak, serta penggunaan tiang listrik kayu seadanya yang berisiko membahayakan warga.

"Kondisi seperti ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah, terutama sebagai pertimbangan dalam penyusunan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kotim tahun 2025–2029," katanya.

Fraksi PKB mendorong agar perencanaan pembangunan ke depan benar-benar mengakomodasi kebutuhan seluruh wilayah, tidak hanya di pusat kota, tapi juga menjangkau pelosok agar tidak ada lagi kesenjangan pelayanan dasar.

"Pemerintah daerah harus hadir di tengah masyarakat dengan solusi nyata. Infrastruktur yang layak adalah hak seluruh warga, baik di kota maupun desa," pungkas Abadi. (DEWI PATMALASARI/R)