BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau meraih penghargaan ke-8 kali secara berturut-turut tentang pelaksanaan pelayanan publik berbasis hak asasi manusia (HAM).
"Penghargaan dari Menteri Hak Azasi Manusia (HAM) membuktikan bahwa Kabupaten Pulpis sudah mempertahankan capaian indikator-indikator pelayanan berbasis HAM dengan baik,” kata Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa`i, Senin.
Dia mengatakan di antara indikator yang dicapai dan bisa dipertahankan serta dapat ditingkatkan ini, di antaranya terkait dengan pemenuhan hak bantuan hukum serta pemberian pelayanan yang setara bagi seluruh masyarakat.
"Saya juga ingin penghargaan ini memotivasi jajaran pegawai pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan HAM kepada masyarakat di Kabupaten Pulang Pisau," katanya.
Penghargaan ini juga sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan, pemenuhan, penegakan, dan pemajuan HAM sehingga mampu memperkokoh nilai-nilai HAM, demokrasi, keadilan, dan perdamaian di masyarakat.
“Namun ini juga membutuhkan partisipasi aktif semua komponen pemerintah dan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat yang menjadi kunci untuk mempertahankan penghargaan ini,” kata dia.
Perwakilan Biro Hukum Setda Provinsi Kalimantan Tengah Marline mengungkapkan pihaknya menyerahkan piagam penghargaan dari Menteri HAM ini bersama dengan dokumen lainnya merupakan hasil dari penilaian yang dilaksanakan pada 2023 dan 2024 dan diserahkan pada 2025.
“Kabupaten Pulang Pisau kembali berhasil menjadi kabupaten peduli HAM dengan mendapatkan nilai tertinggi,” katanya.
Dia menyebut di antara 14 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah, hanya empat kabupaten yang masuk penilaian Kementerian HAM, salah satunya Kabupaten Pulang Pisau berhasil mendapatkan penilaian yang tertinggi dan merupakan penghargaan kedelapan kali yang diterima.
“Seharusnya penghargaan ini diserahkan langsung pada saat hari HAM, selanjutnya Kementerian HAM meminta Biro Hukum Setda Provinsi Kalimantan Tengah untuk menyampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau,” kata Marline.
ANTARA









