PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Seorang warga Palangka Raya berinisial KB (26) mendapat pembinaan dari Tim Virtual Police Polda Kalimantan Tengah setelah mengancam dan mengganggu mantan pacarnya, BN (27). KB merasa tidak terima karena BN kini telah memiliki pacar baru.

KB dan BN sebelumnya menjalin hubungan asmara selama kurang lebih satu tahun. Setelah putus, KB mengambil kembali barang-barang pemberiannya kepada BN selama masa pacaran. Namun, KB tidak berhenti sampai di situ.

KB terus mengganggu BN dan bahkan mengancamnya. Ketakutan dan ketidaknyamanan yang dirasakan BN semakin bertambah karena pacar barunya juga turut diganggu oleh KB.

BN pun akhirnya menceritakan permasalahan yang dialaminya kepada Ipda Shamsuddin, Ketua Tim Virtual Police Polda Kalteng, yang akrab disapa Cak Sam.

"Mendapat laporan tersebut, saya langsung menghubungi KB untuk dimintai klarifikasi dan diberikan pembinaan," Selasa, 29 April 2025.

Dalam pembinaan tersebut, KB diarahkan untuk memahami kesalahannya dan menyadari dampak perbuatannya terhadap BN dan lingkungan sekitar.

Setelah melalui proses pembinaan, KB akhirnya menyadari kesalahannya dan meminta maaf kepada BN.

KB juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dan menghormati keputusan BN untuk move on dari hubungan mereka.

"Saya meminta kepada masyarakat agar bisa bijak dalam menyelesaikan masalah hubungan baik itu masalah pacaran maupun hubungan pertemanan," pungkasnya. (PATHUR/R)