PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip atau Dispursip menyelenggarakan sosialisasi penting terkait pengelolaan arsip dinamis.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan menjamin hak masyarakat dalam memperoleh informasi yang autentik dan terpercaya.

Sosialisasi berlangsung pada hari Selasa, 29 April di Hotel Luwansa, Palangka Raya. Peserta yang hadir meliputi perwakilan Perangkat Daerah lingkup Pemprov Kalteng, Badan Usaha Milik Daerah atau BUMD, organisasi masyarakat, organisasi politik, perguruan tinggi, hingga sekolah menengah atas dan kejuruan.

"Acara ini menjadi kesempatan strategis untuk memperkuat pemahaman tentang pengelolaan arsip," kata Kepala Dispursip Kalteng, Nunu Andriani, melalui Kepala Bidang Arsip, Yerson dalam salam pembuka.

Yerson menekankan bahwa arsip dinamis merupakan elemen fundamental dalam tata kelola yang baik. Ia menyebut arsip sebagai identitas dan memori bangsa yang harus dikelola secara profesional dan terpadu, demi menjamin arsip yang autentik, utuh, dan terpercaya.

Yerson juga menyoroti tren modernisasi dalam layanan kearsipan. Menurutnya, masyarakat dan dunia perkantoran saat ini menginginkan akses arsip yang lebih mudah, cepat, dan efisien.

"Oleh karena itu, perlu diadakan upaya adaptasi terhadap tren digitalisasi arsip guna menjawab kebutuhan ini," tuturnya.

Acara sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pengelolaan arsip di berbagai instansi. Para peserta didorong untuk menerapkan ilmu yang didapat guna mendukung tata kelola arsip yang dinamis di tempat kerja masing-masing.

Selain itu, acara ini turut menghadirkan narasumber dari Arsip Nasional Republik Indonesia secara daring, serta narasumber internal Dispursip Kalteng. Dengan adanya sesi interaktif, diharapkan para peserta mendapatkan wawasan mendalam yang aplikatif untuk diterapkan di lapangan. (TESTI PRISCILLA/H)