BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam acara Teknis Kelapa Sawit atau TKS dan Field Trip yang berlangsung di Sampit, Kalimantan Tengah pada 28-30 April 2025, perwakilan dari Direktur Perbenihan Perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan, Laksmi W memaparkan langkah strategis pemerintah untuk mengembangkan varietas benih kelapa sawit nasional. Langkah ini ditujukan untuk mendorong produktivitas sektor kelapa sawit sekaligus memperkuat ketahanan perkebunan dalam menghadapi tantangan yang ada.
Laksmi menyatakan bahwa pengembangan kelapa sawit nasional telah mengalami kemajuan pesat dibandingkan komoditas perkebunan lainnya.
"Saat ini sudah ada 84 varietas unggul yang resmi dilepas, dan 21 produsen benih atau kecambah yang tersebar di Sumatera, Kalimantan, dan Jawa," ungkapnya pada Senin, 28 April 2025.
Inovasi terus dilakukan oleh pemerintah untuk menciptakan varietas unggul baru yang tahan terhadap tantangan di lapangan. Salah satu fokus pengembangan adalah menghasilkan varietas yang tahan terhadap hama seperti Ganoderma, mampu bertahan dalam kondisi abiotik yang ekstrem, memiliki produktivitas tinggi, serta menghasilkan rendemen minyak yang lebih besar.
Laksmi mengungkapkan bahwa sepuluh varietas sawit dari lima produsen benih telah diklaim tahan terhadap serangan Ganoderma.
--page
"Klaim tersebut tetap diawasi ketat oleh pemerintah agar sesuai dengan deskripsi teknis yang diajukan pada saat pelepasan varietas," tambahnya.
Lebih lanjut, inovasi di bidang benih ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap keberlanjutan industri kelapa sawit nasional. Pemerintah berkomitmen untuk terus mengawasi klaim terkait varietas unggul guna memastikan keberhasilan implementasi strategi ini.
Acara TKS dan Field Trip di Sampit yang diselenggarakan GAPKI Cabang Kalimantan Tengah bekerja sama dengan Media Perkebunan ini juga menjadi wadah penting bagi para pemangku kepentingan untuk berbagi wawasan, teknologi, dan pengalaman guna mendorong pengembangan sektor perkebunan kelapa sawit yang lebih maju dan berkelanjutan. (TESTI PRISCILLA/y)









