BORNEONEWS, Palangka Raya - Tim Koordinator Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional atau KKLP, Kamus dan Istilah dari Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah melakukan kegiatan pengumpulan data Bahasa Dayak Tawoyan di Desa Benangin I, Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara.
"Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 22 hingga 25 April 2025 sebagai bagian dari program Inventaris Kosakata Bahasa Daerah Kalimantan Tengah. Langkah ini menjadi upaya penting dalam mendokumentasikan kekayaan budaya lokal yang semakin tergerus modernisasi," kata Widyabasa Ahli Muda, Kambang pada Selasa, 29 April 2025.
Pengumpulan data ini bertujuan untuk melestarikan bahasa daerah yang merupakan identitas budaya masyarakat Dayak Tawoyan.
"Bahasa adalah sarana penting dalam mentransmisikan nilai dan tradisi. Dengan adanya pendokumentasian ini, generasi mendatang akan tetap bisa mengakses kearifan lokal mereka," ujar Kambang.
Proses pengumpulan data melibatkan interaksi langsung dengan masyarakat setempat. Tim KKLP bekerja sama dengan tokoh adat dan warga Desa Benangin I untuk mengidentifikasi, mencatat, dan memvalidasi kosakata Bahasa Dayak Tawoyan. Hal ini dilakukan untuk memastikan keakuratan data dan relevansi dalam konteks sosial budaya masyarakat.
Selain mendokumentasikan kosakata, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya melestarikan bahasa daerah. Warga desa menyambut baik kehadiran tim dan berharap hasil dari kegiatan ini dapat digunakan untuk bahan pendidikan dan kajian budaya. Beberapa warga bahkan turut menyumbang cerita rakyat dalam bahasa lokal untuk diarsipkan.
--page
"Inventarisasi kosakata ini merupakan bagian dari upaya Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah untuk mendorong pelestarian bahasa daerah di wilayah Kalimantan Tengah," katanya.
Program ini diharapkan dapat menghasilkan kamus atau dokumen referensi yang tidak hanya berguna untuk masyarakat setempat, tetapi juga untuk peneliti dan akademisi yang tertarik dengan kajian linguistik dan budaya Dayak.
Melalui kegiatan ini, Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian bahasa dan budaya daerah. Hasil pengumpulan data ini akan menjadi warisan yang berharga bagi generasi mendatang dan berkontribusi pada upaya nasional dalam menjaga keanekaragaman budaya Indonesia. (TESTI PRISCILLA/y)









