BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala BKD Provinsi Kalimantan Tengah, Lisda Arriyana, mendorong kolaborasi antarpemerintah daerah dalam mengatasi persoalan tenaga Non ASN yang masih menjadi tantangan.
Hal ini disampaikan dalam pertemuan dengan DPRD Kabupaten Barito Utara yang diwakili oleh Sri Neni Trianawati dan Nety Herawati di ruang kerja Kepala BKD Kalteng.
Diskusi berlangsung produktif, membahas strategi kebijakan yang sesuai regulasi nasional dan tantangan yang dihadapi oleh tenaga Non ASN di daerah.
“Kami mendukung langkah konsultasi ini sebagai bagian dari sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mengelola persoalan tenaga Non ASN secara lebih terarah, adil, dan transparan,” ujar Lisda Arriyana di Palangka Raya, Senin, 28 April 2025.
DPRD Barito Utara menilai pertemuan ini penting dalam upaya memperjuangkan hak-hak tenaga Non ASN yang selama ini belum tersentuh skema pengangkatan tetap.
--page
Keduanya sepakat untuk mempererat komunikasi demi mendorong reformasi birokrasi dan kepegawaian yang inklusif dan adil. (HERMAWAN DP/Y)









