BORNEONEWS, Kuala Kapuas — Kepala MAN Kapuas, Ahmad Mulyadi, mengapresiasi pelaksanaan Mini-World Cultures Festival yang digelar oleh siswa kelas 12 IPA sebagai bagian dari ujian akhir mata pelajaran Bahasa Inggris.
Menurutnya, kegiatan tersebut mencerminkan model pembelajaran yang tidak hanya akademis, tetapi juga membentuk karakter dan wawasan kebhinekaan.
“Saya sangat bangga dengan inisiatif dan kreativitas para siswa kelas 12 IPA. Mini-World Cultures Festival ini bukan hanya sekadar ujian akhir Bahasa Inggris, tetapi juga menjadi wujud nyata pembelajaran yang menyenangkan, inovatif, dan mendidik,” ujarnya, Selasa, 29 April 2025.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kegiatan seperti ini dalam membentuk karakter siswa yang toleran, terbuka, dan menghargai keberagaman.
“Kegiatan ini penting untuk menciptakan generasi muda yang mampu hidup berdampingan dalam keberagaman budaya dunia,” tambahnya.
--page
Acara ini menghadirkan penampilan siswa dalam balutan kostum dari berbagai negara, menyajikan makanan khas, hingga pertunjukan tarian dan musik etnik.
Dengan menghadirkan kegiatan seperti Mini-World Cultures Festival, MAN Kapuas berkomitmen mendukung pembelajaran yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga memperkuat nilai-nilai multikultural dan wawasan global bagi peserta didiknya. (DODI/Y)









