BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pemerintah Kabupaten Lamandau menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap event RSUD Lamandau Fun Run. Hal itu disampaikan Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra yang diwakili oleh Sekda Muhamad Irwasnyah saat melepas ratusan warga yang turut serta dalam kegiatan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Fun Run yang telah dipersiapkan oleh panitia pelaksana dengan baik. Ini bukan sekadar ajang lari, tetapi juga kampanye nyata hidup sehat dan aktif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Menurut Sekda, kegiatan seperti ini sangat penting dalam membangun semangat kebersamaan, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan gaya hidup sehat bagi Masyarakat di Kabupaten berjuluk Bumi Bahaum Bakuba ini.
“Kegiatan ini bukan hanya soal olahraga, tapi juga mempererat silaturahmi dan menciptakan kebersamaan dalam suasana yang menyenangkan,” sebutnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Lamandau, dr. Mardoni Setiawan mengaku terkejut dengan tingginya animo Masyarakat Kabupaten Lamandau terhadap event bertajuk ‘RSUD Lamandau Fun Run’ tersebut. Dalam kegiatan yang dipusatkan di Bundaran Rusa Nanga Bulik itu, para beserta berlari sejauh 5 kilometer untuk menuju garis finish.
“Peserta mencapai sekitar 300 orang. Ini bukti bahwa kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat semakin meningkat,” katanya.
Ia juga berharap pemerintah daerah setempat terus memberikan dukungan agar kegiatan serupa dapat digelar secara rutin dan dalam skala yang lebih besar lagi. Ia mengaku siap untuk terus menjalin kolaborasi dalam menghadirkan kegiatan positif yang digemari masyarakat.
“Kegiatan seperti ini sangat digemari masyarakat. Kami siap berkolaborasi kembali untuk menggelar event yang lebih besar dan berdampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya. (din/j)
Warga Lamandau Diajak Budayakan Hidup Sehat
Bagikan:

NANGA BULIK –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Komentar (0)
Memuat komentar…







