BORNEONEWS, Kuala Kapuas – RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas melalui Unit Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) telah menggelar kegiatan Orientasi Umum bagi mahasiswi Program Studi Diploma 4 Kebidanan dari Politeknik Kesehatan Kemenkes Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Lantai 2 RSUD yang berlokasi di Jalan Tambun Bungai No. 16, Kabupaten Kapuas.
Orientasi dibuka oleh Kepala Unit Diklat RSUD Kapuas, Eka Ristia Subroto bersama dengan timnya. Kegiatan ini dirancang sebagai pembekalan awal bagi para mahasiswi yang akan menjalani masa magang di rumah sakit tersebut.
"Dengan terselenggaranya kegiatan orientasi umum ini, diharapkan para mahasiswi dapat memahami lingkungan kerja di rumah sakit dan mampu berinteraksi dengan pasien maupun keluarga pasien secara profesional," katanya, Rabu, 30 April 2025.
Pembekalan ini untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan mereka dalam memberikan layanan kebidanan yang sesuai dengan standar rumah sakit dan perkembangan ilmu kesehatan terkini.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan materi dari sejumlah narasumber yang merupakan perwakilan dari berbagai Kelompok Kerja (Pokja) Akreditasi Rumah Sakit.
Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek penting yang harus dipahami oleh mahasiswi sebelum terjun langsung ke lingkungan rumah sakit. Di antaranya adalah pemaparan tentang aturan dan ketentuan yang berlaku di RSUD Kapuas oleh Siti Halimah, S.IP, MM dari Pokja Kualifikasi Pendidikan dan Staf (KPS).
Serta penjelasan mengenai standar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) oleh Mega Selvia, S.Kep, Ns. Selain itu, Popo Subroto, SKM, M.I.Kom dari Pokja Komunikasi Efektif (KE) memberikan edukasi mengenai pentingnya komunikasi dalam pelayanan kesehatan.
Sementara Rahmi Fauziah, S.Farm, Apt membahas tentang Pelayanan Kefarmasian dan Obat (PKPO), dan Sayid M. Widodo, S.Kep, Ns, MM menyampaikan materi tentang Sasaran Keselamatan Pasien (SKP).
Berdasarkan data dari Unit Diklat RSUD Kapuas, jumlah mahasiswi yang mengikuti program magang ini sebanyak 15 orang. Sebagian besar dari mereka merupakan mahasiswi tugas belajar dari instansi tempat mereka bekerja. (DODI/R)








