PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP, Eddy Abdurrahman, mengungkapkan potensi besar minyak sawit merah sebagai produk turunan sawit yang mendukung perkebunan sawit rakyat dan memberikan manfaat beragam. Melalui pemaparan dari Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI) tahun 2025, diketahui bahwa minyak sawit merah memiliki keunggulan dari segi kesehatan maupun ekonomi.

"Salah satu keunggulan utama minyak sawit merah adalah komposisi fitonutriennya yang kaya," kata Eddy pada Rabu, 30 April 2025.

Minyak ini mengandung vitamin E, provitamin A, skualena, serta komponen minor lainnya yang memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh. Kandungan fitonutriennya juga lebih tinggi dibandingkan minyak goreng komersial, menjadikan minyak sawit merah sebagai alternatif yang lebih sehat.

Selain itu, minyak sawit merah bersifat multifungsi, yang tidak hanya dapat digunakan sebagai minyak goreng, tetapi juga dapat dikonsumsi langsung sebagai suplemen makanan. Keunikan ini memberikan peluang bagi produk minyak sawit merah untuk memperluas pasar dan mendukung kedaulatan pangan nasional.

"Keunggulan lain dari minyak sawit merah adalah memberikan posisi tawar yang kuat bagi petani kelapa sawit. Dengan mata rantai pasok yang mengutamakan produk hilir seperti minyak sawit merah, petani memiliki peluang yang lebih baik untuk meningkatkan pendapatan serta stabilitas harga tandan buah segar (TBS)," katanya lagi.

Kajian yang dilakukan oleh para peneliti seperti Lanza & Ninfali (2020) dan Tsimido (2003) juga menunjukkan bahwa minyak sawit merah memiliki kandungan karoten, vitamin E, dan skualena yang jauh lebih tinggi dibandingkan jenis minyak lainnya, termasuk minyak zaitun. Temuan ini semakin memperkuat potensi minyak sawit merah sebagai produk unggulan di pasar domestik dan internasional.

Eddy Abdurrahman menegaskan bahwa pengembangan minyak sawit merah merupakan langkah strategis untuk mendukung perekonomian rakyat.

"Selain memberikan solusi atas stunting, minyak sawit merah juga memiliki potensi sebagai produk berdaya saing yang mendukung ketahanan pangan dan kedaulatan ekonomi nasional," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/j)