PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar kegiatan Sosialisasi Identifikasi dan Pendaftaran Naskah Kuno Tahun 2025 pada Selasa, 22 April 2025. 

Sosialisasi ini dihadiri oleh perangkat daerah, tokoh masyarakat, budayawan, pemerhati kebudayaan, kerabat Istana Kuning, kerabat Istana Mangkubumi dan Astana Alnursari. Selain itu, juga ada Penerus Perjuangan 46, kerabat Panglima Utar, Damang Pemangku Adat dan Lanud Iskandar.

Kepala Dispursip Kobar, M. Rosihan Pribadi menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam melestarikan naskah kuno yang merupakan bagian dari sejarah dan budaya bangsa Indonesia. 

"Naskah kuno adalah aset budaya yang sangat berharga. Di dalamnya tersimpan berbagai catatan penting tentang nilai-nilai luhur, sejarah peradaban, dan adat istiadat. Sayangnya, naskah-naskah tersebut kini menghadapi tantangan serius akibat usia, lingkungan, dan kurangnya dokumentasi,” ujarnya, baru-baru ini. 

Melalui sosialisasi tersebut, dia menyampaikan bahwa perpustakaan memiliki peran penting dalam penyimpanan, perawatan bahkan penggunaan naskah kuno untuk keperluan informasi, pendidikan maupun penelitian. 

--page

"Kami ingin membentuk jejaring kerja yang berkelanjutan, dari identifikasi hingga digitalisasi dan publikasi naskah, agar warisan ini tetap hidup dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang,” ujar Rosihan. 

Kegiatan ini menghadirkan narasumber, Rias Antho Rahmi Suharjo dan Erma Purwati. Dengan adanya edukasi ini, diharapkan dapat meningkatkan informasi dan pemahaman bagi masyarakat terkait pentingnya pelestarian dan penyimpanan naskah kuno sekaligus membangun sinergitas antara pemerintah, komunitas budaya hingga akademisi bahkan masyarakat umum. (NURITA/Y)