BORNEONEWS, Sampit - Pengangkatan sebanyak 206 Calon Pegawa Negeri Sipil (CPNS) formasi Tahun Anggaran 2024 di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dinilai belum mampu menutupi kekurangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah tersebut.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kotim, Kamaruddin Makalepu, mengungkapkan bahwa jumlah ASN yang pensiun jauh lebih banyak dibandingkan jumlah CPNS yang diterima.
"Sebenarnya kalau jumlahnya tadi 206, kita pensiun saja lebih 225 orang di tahun 2025. Itu pensiun dari yang normal," ungkapnya, Rabu, 30 April 2025.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan meski ada pengangkatan CPNS tersebut, kebutuhan pegawai Kotim masih kurang. Pasalnya kebutuhan pegawai Kotim sekitar 10 ribu orang. Sementara saat ini, ada sekitar 7 ribu pegawai.
"Meski ada pengangkatan tetap kurang karena dengan adanya pengangkatan jumlah ASN kita ada 7 ribu, sementara kebutuhan kita itu 10 ribu. Ini ditambah lagi dengan adanya ratusan ASN yang purna tugas, sehingga kekurangan bertambah," sebutnya.
Diketahui Pemkab Kotim baru saja melepas sekaligus mengangkat CPNS Tahun Anggaran 2024. Sebanyak 45 ASN memasuki purna tugas untuk dua periode yaitu 1 Mei dan 1 Juni 2025. Sementara untuk tahun 2025 diperkirakan akan ada 225 lebih ASN yang purna tugas. Sedangkan jumlah CPNS yang diangkat sebanyak 206 orang. (DEVIANA/H)









