PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD  Palangka Raya, Deby Setiawan, menyoroti pentingnya upaya pencegahan kekerasan antar siswa di lingkungan sekolah. 

Ia meminta pihak sekolah agar lebih proaktif dalam menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari tindak kekerasan fisik maupun verbal.

Menurut Deby, kekerasan di sekolah bisa berdampak serius terhadap kondisi psikologis siswa serta mengganggu proses belajar. 

Oleh karena itu, sekolah harus memiliki sistem pengawasan dan pembinaan yang efektif, termasuk mengedepankan pendidikan karakter dan pendekatan persuasif kepada peserta didik.

“Kekerasan antarsiswa tidak boleh dianggap remeh. Ini harus dicegah sedini mungkin dengan langkah-langkah konkret dari pihak sekolah,” ujar Deby, Kamis, 1 Mei 2025.

Ia juga mendorong agar guru dan tenaga kependidikan mampu mengenali tanda-tanda awal terjadinya perundungan atau konflik antar siswa, serta segera melakukan mediasi atau penanganan yang tepat. 

Di sisi lain, peran orang tua dalam pengawasan dan pembentukan karakter anak juga dinilai sangat penting.

Deby berharap adanya sinergi antara sekolah, orang tua, dan instansi terkait untuk bersama-sama membangun lingkungan pendidikan yang sehat dan positif bagi generasi muda.

“Sekolah tidak hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat tumbuhnya nilai-nilai sosial, toleransi, dan rasa saling menghargai. Mari kita jaga agar sekolah tetap menjadi ruang yang aman bagi anak-anak kita,” pungkasnya. (MARINI/j)