PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memproyeksikan peningkatan produksi padi sebesar 30 persen pada tahun 2025 sebagai bagian dari dukungan terhadap swasembada pangan nasional.

Hal itu diungkapkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sri Widanarni saat mewakili Gubernur dalam acara Diseminasi Laporan Perekonomian Kalimantan Tengah Tahun 2025 di Aula Bank Indonesia Provinsi Kalteng.

“Berdasarkan Perhitungan BPS Produksi Padi 2023-2024 dan target produksi 2025 terjadi peningkatan sebesar 30 persen,” ujarnya, baru baru ini.

Pada 2023, produksi padi di Kalteng sebanyak 330 ribu ton, dan diperkirakan meningkat menjadi 475 ribu ton pada 2025.

Luas tanam per 25 April 2025 telah mencapai 92 ribu hektar, atau 56 persen dari target tahunan 164 ribu hektar.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah siap mendukung dan melaksanakan Percepatan Swasembada Pangan di Kalimantan Tengah,” katanya. (HERMAWAN DP/H)