PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya, Sumadi mendorong pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan terhadap distribusi beras dari luar pulau yang masuk ke wilayah Palangka Raya. 

Ia menilai pengawasan ini penting guna memastikan keamanan dan kualitas beras yang dikonsumsi masyarakat. Menurut Sumadi, beras yang berasal dari luar daerah belum tentu terjamin mutunya. 

Jika tidak diawasi secara ketat, dikhawatirkan dapat membahayakan kesehatan masyarakat, terutama jika beras tersebut mengandung bahan kimia berbahaya atau sudah tidak layak konsumsi.

"Kita harus memastikan bahwa setiap beras yang masuk ke Palangka Raya memenuhi standar mutu dan aman untuk dikonsumsi. Pemerintah daerah wajib melakukan pengawasan ketat, baik dari sisi kandungan maupun izin edar," tegas Sumadi, Jumat 2 Mei 2025.

Ia juga mengingatkan bahwa, keamanan pangan adalah bagian penting dari perlindungan konsumen dan tanggung jawab pemerintah dalam menjaga kesehatan masyarakat secara luas.

Sumadi menyarankan agar Dinas Ketahanan Pangan dan instansi terkait rutin melakukan uji sampel beras di pasar-pasar tradisional maupun ritel modern. 

Dia berharap ada kerja sama antara pemerintah daerah dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk pengawasan terpadu.

"Masyarakat berhak mendapatkan pangan yang sehat dan berkualitas. Jangan sampai karena lemahnya pengawasan, mereka menjadi korban dari beredarnya beras yang tidak aman," tutupnya. (MARINI/R)