SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengatakan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 merupakan momentum untuk mewujudkan amanat konstitusi, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum bagi kita untuk memenuhi amanat konstitusi dengan memberikan layanan pendidikan terbaik, bermutu, dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa,” kata Halikinnor saat upacara peringatan Hardiknas dan hari otonomi daerah di Stadion 29 Nopember Sampit, Jumat, 2 Mei 2025.

Lanjutnya, dirinya mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama dalam Asta Cita. Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang kuat adalah kunci agar Indonesia mampu menjadi bangsa yang adil dan makmur.

“Guru diharapkan dapat menjadi agen pembelajaran dan agen peradaban. Para guru tidak hanya sebagai fasilitator pembelajaran tetapi juga mentor dan konselor bagi murid. Guru adalah orang tua yang senantiasa memandu murid mencapai cita-cita luhur,” ujarnya.

Ia menekankan, tanggung jawab memajukan pendidikan tidak hanya berada di pundak pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah, orang tua, masyarakat, dunia usaha, hingga media massa.

--page

“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri karena keterbatasan sumber daya dan dana. Diperlukan dukungan dan partisipasi semua pihak agar pendidikan dapat mengantarkan anak-anak menjadi generasi hebat dan kuat,” imbuhnya.

Peringatan Hardiknas 2025 ini diharapkan dapat memacu semua elemen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di Kotim dan Indonesia secara umum, demi mencetak SDM unggul yang mampu bersaing di kancah global. (DEWI PATMALASARI/Y)