BORNEONEWS, Buntok - Pemutakhiran daftar pemilih atau oklit di Barito Selatan (Barsel), sudah selesai dilaksanakan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).
“Pemuktahiran data atau daftar pemilih telah dilakukan oleh PPDP mulai dari 8 September sampai 7 Oktober 2016,” kata komisioner KPU Barsel, Bahruddin kepada Borneonews di ruang kerjanya, Selasa (11/10/2016).
Ia mengatakan, hasil pemutakhiran atau coklit ini disusun dari 8-21 Oktober. Setelah disusun maka akan diplenokan di semua Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada 22-24 Oktober.
Dari hasil pleno PPS tersebut, lanjut dia, diplenokan lagi ditingkat PPK antara 24-26 Oktober 2016.
Setelah itu KPU melakukan pleno di tingkat kabupaten mulai t27 Oktober-1 November 2016.
“Setelah itu hasil pemuktahiran daftar atau data pemilih ini baru ditetapkan menjadi daftar pemilih sementara (DPS),” jelas dia.
Menurutnya, adapun jumlah daftar pemilih yang dilakukan pemuktahiran atau coklit tersebut berjumlah 116.249 pemilih. Data tersebut dikirim dari Kemendagri dan KPU RI kepada pihaknya.
“Jadi kita hanya menerima hasil sinkronisasi dari KPU RI dan Kemendagri antara jumlah pemilih tetap (DPT) terakhir dengan DP4 kita,” bebernya. (URIUTU DJAPER/m)
Sebanyak 116.249 jumlah daftar pemilih tersebut, lanjut dia, tersebar di 93 desa dan di 320 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di enam kecamatan. Adapun rincian per kecamatan untuk di Kecamatan Jenamas sebanyak 8.340 dan di Kecamatan Dusun Hilir sebanyak 13.248 orang, Kecamatan Karau Kuala berjumlah 13.226 pemilih.
Kecamatan Dusun Selatan 51.272 pemilih dan di Kecamatan Dusun Utara 14.636 pemilih, sedangkan di Kecamatan Gunung Bintang Awai sebanyak 15.487 pemilih. (URIUTU DJAPER/m)








