BORNEONEWS, Sampit – Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Rimbun, meminta Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) yang baru dilantik harus mampu berinovasi dalam menghadapi tantangan efisiensi anggaran yang sedang dihadapi daerah.
“Setelah pelantikan Pj Sekda yang dipercayakan kepada Masri, kami meminta agar memaksimalkan perannya dengan melihat situasi dan kondisi Kotawaringin Timur secara menyeluruh,” ujar Rimbun, Jumat, 2 Mei 2025.
Dirinya menghadiri pelantikan Kepala Inspektorat Daerah Masri menjadi Pj Sekda menggantikan Sanggul Lumban Gaol yang memasuki purna tugas terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Mei 2025.
Lanjutnya, dirinya sejalan dengan Bupati Kotim Halikinnor dalam upaya mendorong inovasi di tengah efisiensi anggaran agar langkah-langkah yang diambil tetap sesuai dengan situasi daerah.
“Terutama dalam tata kelola pemerintahan hingga ke tingkat desa, Pj Sekda harus mampu memaksimalkan fungsi dan tugasnya demi kesejahteraan masyarakat dan ASN di Kotim,” tambahnya.
Selain itu, DPRD Kotim juga menitipkan pesan terkait nasib tenaga kontrak (tekon) di daerah tersebut. Menurut Rimbun, dengan adanya kebijakan terbaru dari Kemenpan RB dan BKN, masa berlaku SK untuk tekon hanya sampai Juni tahun ini.
“Kami harap Pj Sekda dapat memaksimalkan kebijakan yang ada agar seluruh tenaga kontrak yang ada bisa diupayakan masuk ke dalam formasi PPPK,” tandasnya. (DEWI PATMALASARI/H)









