BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Kotawaringin Barat (Kobar) menjadi momen penting bagi kemajuan dunia olahraga daerah.
Hal ini disampaikan Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah, yang juga Ketua KONI Kobar periode 2021–2025 saat membuka kegiatan tersebut, Sabtu, 3 Mei 2025.
“Melalui Musorkab KONI Kobar ini harapan saya selaku Bupati dan juga sekaligus Ketua KONI agar ini menjadi komitmen kita bersama. Saat ini kita dihadapkan pada tantangan besar, maka ke depan olahraga harus menjadi salah satu sumber pembentukan karakter SDM yang handal,” jelas Bupati.
Bupati mengapresiasi dan terima kasih kepada jajaran pengurus KONI Kobar periode 2021–2025 atas dedikasi dan kerja maksimal dalam meningkatkan prestasi olahraga.
“Alhamdulillah, capaian ini tidak terlepas dari peran serta semua pihak. Ini adalah gawe bersama, bukan sekadar prestasi Kabupaten Kobar, tapi buah dari kolaborasi semua stakeholder,” jelas Bupati.
Dalam Musorkab ini, salah satu agenda utama adalah pemilihan kepengurusan KONI Kobar yang baru. Bupati menyampaikan bahwa dirinya tidak akan melanjutkan kepengurusan untuk periode selanjutnya.
“Bukan karena saya tidak mau, tapi karena saya mengemban amanah sebagai Bupati Kobar yang harus fokus membangun daerah. Saya sudah sampaikan ke Ketua Harian KONI Kalteng dan jajaran, bahwa saya bukan mengundurkan diri, tapi menempatkan diri sebagai Bupati,” jelas Bupati.
Walau demikian, Bupati menegaskan tetap siap memberikan dukungan penuh untuk pembangunan olahraga di Kobar.
“Kalau soal supporting, baik dalam pembangunan maupun pembinaan olahraga, saya siap memodifikasikan diri. Teman-teman tidak usah pesimis, tetap harus optimis,” jelas Bupati.
Bupati menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026, di mana Kobar telah ditetapkan sebagai tuan rumah.
“Jangan sampai kita terjebak pada polemik kepengurusan. Fokus kita adalah bagaimana meningkatkan prestasi. Porprov ini mempertaruhkan nama besar Kobar. Juara itu butuh pengorbanan dan dedikasi,” jelas Bupati.
Bupati juga berpesan agar semua pihak bersinergi, menghapus sekat dan kelompok, serta bahu membahu mempersiapkan atlet dan cabang olahraga untuk Porprov 2026.
“Kita sudah mulai mempersiapkan cabang olahraga yang akan bertanding. Tapi masih ada yang perlu dilengkapi. Eksekutif, legislatif, yudikatif, tolong beri dukungan, terutama dalam hal penganggaran untuk pembinaan. Yang belum punya posisi formal, jangan berkecil hati, insya Allah tetap akan ada dukungan,” jelas Bupati.
Bupati juga memberi penekanan bahwa dana KONI harus dimaksimalkan demi mengejar prestasi puncak pada Porprov mendatang.
“Tolong dana ini dimaksimalkan, terutama untuk mengejar prestasi tahun 2026. Ini momentum kita,” pungkasnya. (WAHYU KRIDA/J)









