BORNEONEWS, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur akan meluncurkan Program Ngume, sebuah inisiatif pinjaman tanpa bunga bagi pelaku UMKM, IKM, serta usaha di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan. Program inovatif ini direncanakan resmi diluncurkan pada Mei 2025 sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap penguatan ekonomi kerakyatan.
Program Ngume dibahas secara intensif dalam rapat finalisasi yang digelar pada Jumat, 2 Mei 2025, di Gedung Diklat Bank Kalteng, Palangka Raya. Rapat tersebut melibatkan jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Timur bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Jamkrida, Bank Kalteng Provinsi Kalimantan Tengah dan Cabang Tamiang Layang, serta perwakilan dari bagian hukum dan ekonomi Setda Barito Timur serta perangkat daerah terkait.
Bupati Barito Timur, M Yamin, menegaskan bahwa Program Ngume merupakan langkah strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui kemudahan akses permodalan.
“Program ini hadir sebagai upaya konkret kami untuk meningkatkan kesejahteraan para pelaku UMKM dan sektor produktif lainnya. Kami ingin mereka bisa mengembangkan usaha tanpa terbebani bunga pinjaman,” ujarnya dalam keterangannya, Sabtu, 3 Mei 2025.
Bupati menjelaskan, dengan tambahan modal yang tidak membebani pelaku usaha, pemerintah berharap produktivitas masyarakat akan meningkat signifikan.
“Tambahan modal tanpa bunga akan memperluas kapasitas usaha, meningkatkan produksi, dan memperbesar pendapatan. Dampaknya langsung dirasakan dalam bentuk peningkatan kesejahteraan keluarga,” katanya.
Dalam rapat tersebut, dibahas pula sejumlah skema penting, termasuk besaran subsidi bunga yang ditanggung pemerintah daerah, mekanisme penjaminan oleh PT Jamkrida, serta perlindungan asuransi bagi penerima manfaat. Keseluruhan desain program disusun untuk menjamin keberlanjutan dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil.
Program Ngume juga selaras arah kebijakan Bupati Barito Timur M Yamin dan Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu, yang dikenal dengan akronim SEGAH, yaitu Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah dan Harmonis.
“Kami ingin setiap program yang dijalankan, termasuk Ngume ini, mencerminkan nilai-nilai pemerintahan yang berpihak pada rakyat, membangun dari desa dan memberdayakan potensi lokal,” pungkas Bupati Yamin. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)









