BORNEONEWS, Kobar - Empat tenda di dua venue penyelenggaraan Festival Keraton Nusantara (FKN) X roboh akibat terpaan angin kencang, Selasa (11/10/2016), pukul 13.20 WIB. Satu tenda utama pentas pagelaran busana dan satu tenda kecil di halaman Istana Kuning bergeser dari panggung dan roboh. Selain di Istana Kuning dua tenda besar di depan panggung Venue Kuliner juga mengalami hal sama.
Akibat robohnya tenda tersebut satu mobil jemputan tamu tertimpa tenda, beruntung mobil itu tidak mengalami kerusakan berarti, namun kursi-kursi plastik terlihat berhamburan tersapu angin. Sementara di venue kuliner kendaraan yang terparkir pun mengalami nasib sama, tertimpa tenda.
Saat dikonfirmasi salah seorang petugas dari event organizer mengatakan, angin yang berhembus terlalu kencang sehingga panggung tidak mampu menahannya, namun hal ini tidak akan mengganggu jalannya acara karena segera dilakukan perbaikan. "Anginnya terlalu kencang, sehingga tenda utama untuk pentas pagelaran busana roboh," ujar petugas itu dan langsung pergi.
Pantauan Borneonews nampak petugas EO Festival Keraton Nusantara 2016, sibuk membetulkan tenda-tenda yang kebanyakan sudah dalam kondisi miring tiangnya. Sebagian lagi mulai mendirikan tenda-tenda yang roboh
Kejadian itu tak urung mendapat perhatian dari pengunjung yang datang baik pengunjung pameran benda pusaka keraton di Istana Kuning, atau pun masyarakat di pengunjung venue kuliner. Beberapa juga justru memanfaatkan untuk berfoto selfie dengan latar belakang tenda roboh. (KOKO SULISTYO/N).








