BORNEONEWS, Sampit – Sebanyak 323 pelajar di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) resmi dilantik dan dikukuhkan sebagai anggota Palang Merah Remaja (PMR) oleh Ketua PMI Kotim Supian Hadi. Pelantikan ini diikuti oleh siswa dari 10 SMA, 10 SMP, dan 2 SD yang berasal dari berbagai kecamatan di Kotim.
“Tahun ini ada 323 peserta yang dilantik. Saya melihat minat para remaja untuk kiprah di PMR ini semakin meningkat dari tahun ke tahun. Ini bukan hanya keberhasilan PMI dalam bersosialisasi kepada masyarakat, tetapi juga keberhasilan guru-guru dan kepala sekolah yang memberikan dorongan kepada siswa untuk aktif di PMR,” kata Supian Hadi, Sabtu, 3 Mei 2025.
Lanjutnya, PMR tidak hanya membentuk kedisiplinan, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, sosial, dan kemanusiaan. Dengan semakin banyaknya anggota PMR di Kotim, dirinya yakin PMI akan lebih mudah dalam mengambil langkah strategis untuk menangani berbagai masalah kemanusiaan di wilayah ini.
Ia berharap para anggota PMR yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan baik dan tetap menjadi relawan PMI meskipun sudah lulus dari sekolah.
"Harapan saya agar mereka melaksanakan tugas sebaik-baiknya. Meski telah menyelesaikan sekolah tetap menjadi relawan di PMI Kotim," ujarnya.
--page
Lebih lanjut, dirinya mengajak dunia usaha turut mendukung PMI Kotim agar lebih mandiri. Ia menyebut, seringkali penggalangan dana yang dilakukan di jalan hasilnya jauh lebih besar dibandingkan dari perusahaan.
"Karena medukung PMI ini lebih kepada nilai kemanusiaan dan jiwa sosial kita," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/Y)









