PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Sebanyak 1.125 personel Masyarakat Peduli Api (MPA) dilatih Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah untuk memperkuat pengendalian karhutla menjelang musim kemarau 2025.

Langkah ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, yang menargetkan Kalteng bebas kabut asap dalam waktu dekat.

“Hal ini menandakan bahwa Gubernur Kalimantan Tengah memberikan perhatian serius terhadap pengendalian karhutla di wilayah Kalimantan Tengah,” ujar Ahmad Toyib di Palangka Raya, belum lama ini.

MPA yang dilatih tersebar di 28 lokasi dan mencakup 14 kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Gunung Mas sebagai daerah keempat yang telah menjalani pembinaan.

Menurut Toyib, pelatihan mencakup teori dan praktik pengendalian karhutla yang diajarkan oleh BPBD Provinsi dan BPBD kabupaten setempat, dengan penekanan pada keselamatan dan penggunaan alat pelindung diri (APD).

“Keselamatan bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga tanggung jawab kita bersama,” tegasnya. (HERMAWAN DP/R)