PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Arif M Norkim, mengimbau agar pendatang dari luar daerah, bahkan luar pulau, tidak terus menumpuk untuk mencari pekerjaan di Kota Palangka Raya. 

Ia menilai, kondisi ini dapat memperbesar angka pengangguran dan menambah beban sosial di daerah.

“Pendatang dari luar daerah jangan semua tertumpu ke Kota Palangka Raya untuk mencari pekerjaan. Ini harus jadi perhatian, agar tidak menimbulkan permasalahan baru,” ujar Arif, Senin 5 Mei 2025.

Ia menegaskan bahwa masing-masing pemerintah daerah, baik kabupaten maupun provinsi di luar Kalimantan Tengah, perlu mengambil kebijakan strategis agar masyarakatnya tidak bergantung pada peluang kerja di Palangka Raya saja.

Menurutnya, jika tidak diatur dan dikelola dengan baik, arus pendatang yang terus meningkat bisa mempersempit peluang kerja bagi masyarakat lokal dan memperburuk situasi ketenagakerjaan.

Arif juga mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya untuk memperkuat regulasi serta sinergi dengan instansi terkait, guna menjaga keseimbangan antara kebutuhan tenaga kerja dan jumlah pencari kerja di wilayah tersebut.

“Prinsipnya bukan melarang orang datang, tapi harus ada pengaturan. Kita utamakan dulu penyerapan tenaga kerja lokal agar tidak terjadi ketimpangan,” pungkasnya. (MARINI/j)