SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor merencanakan pembangunan gedung pertemuan pusat sebagai solusi untuk berbagai kegiatan besar di daerah tersebut. Selama ini, acara-acara besar di Kotim masih menggunakan Stadion 29 November, yang dinilai kurang ideal karena kondisi rumput stadion yang mahal dan harus dijaga kualitasnya.

“Gedung pertemuan pusat yang akan kita bangun ini bertujuan agar kegiatan besar tidak lagi memakai stadion. Kita ingin buat gedung yang bisa digunakan untuk acara besar, termasuk untuk road race,” kata Halikinnor, Senin, 5 Mei 2025.

Rencananya, gedung tersebut akan berkapasitas besar, mampu menampung antara 10.000 hingga 15.000 orang. Pihaknya akan membuat andalalin dengan desain pintu masuk dan pintu keluar yang jelas.

"Ini untuk memudahkan pengaturan saat ada acara besar seperti konser artis atau ceramah akbar,” tambahnya.

Halikinnor menyebut lahan yang disiapkan sekitar 4 hektare, di mana 2 hektare di antaranya akan diaspal agar bisa difungsikan untuk lintasan road race hanya dengan menambahkan ban jalur lintasan.

--page

“Selama ini road race masih diadakan di taman kota, nanti bisa dilaksanakan di gedung pertemuan agar lebih tertata. Gedung ini juga bisa dipakai untuk expo dan berbagai event besar lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, gedung pertemuan ini tidak hanya akan memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga berpotensi menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). (DEWI PATMALASARI/Y)