BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah diminta terus memantau perkembangan harga bahan pangan untuk mencegah kenaikan inflasi.
Permintaan tersebut disampaikan Staf Ahli Gubernur Yuas Elko usai mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2025 secara daring bersama Kemendagri dan BPS.
“Kita harapkan sinergisitas terus terjalin antara Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Bulog,” ujar Yuas Elko di Palangka Raya, Senin, 5 Mei 2025.
Yuas menilai inflasi daerah saat ini masih dalam batas aman, namun tetap perlu antisipasi sejak dini agar tren kenaikan tidak berlanjut.
Adapun, data dari BPS menunjukkan bahwa komoditas pangan menjadi faktor dominan pembentuk inflasi, baik dari sisi pendorong maupun penahannya.
--page
Dengan koordinasi lintas lembaga, pemerintah daerah diminta siap menghadapi gejolak harga terutama menjelang hari besar keagamaan. (HERMAWAN DP/Y)









