BORNEONEWS, Sampit – DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) memberikan enam rekomendasi untuk memperbaiki dan memperkaya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.
“Sebagaimana kita ketahui bersama, RPJMD merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk periode lima tahunan yang memuat visi, misi, arah kebijakan, tujuan, dan sasaran pembangunan daerah, serta strategi pencapaian dan kerangka pendanaan,” kata Anggota DPRD Kotim, Abdul Kadir, Selasa, 6 Mei 2025.
Menurutnya, dalam pembahasan rapat gabungan yang dilaksanakan pada 22 April 2025, DPRD menilai rancangan awal RPJMD sudah mencakup semua aspek.
Namun, demi penyempurnaan, DPRD melalui rapat kerja gabungan dengan mitra kerja perangkat daerah terkait menyampaikan enam rekomendasi penting.
“Dari hasil rapat kerja gabungan, kami merekomendasikan hal-hal sebagai berikut. Pertama, pemerataan pembangunan infrastruktur di kota maupun di daerah pedalaman. Kedua, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terutama dari pajak, retribusi, dan sumber-sumber lainnya,” ujar Abdul Kadir.
Rekomendasi ketiga adalah pemanfaatan dan optimalisasi sumber daya lokal. Keempat, pengembangan sektor pertanian dan perikanan agar tetap menjadi perhatian utama.
Kelima, peningkatan dan pengembangan budaya serta pariwisata lokal. Dan terakhir, keenam, penanganan isu strategis seperti kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan wilayah secara lebih inklusif.
“Kami berharap rekomendasi ini dapat memperkuat RPJMD agar lebih tepat sasaran dan mampu menjawab tantangan pembangunan ke depan,” pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/H)









