PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi I DPRD Palangka Raya, Hatir Sata Tarigan menegaskan bahwa gerakan literasi tidak hanya berkaitan dengan membaca buku semata, tetapi juga merupakan bagian penting dalam membangun karakter generasi muda.

Menurutnya pemahaman masyarakat terhadap literasi perlu diperluas. Literasi bukan hanya soal kemampuan membaca dan menulis, tapi mencakup pembentukan nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, serta berpikir kritis dan kreatif.

"Literasi adalah pondasi karakter. Melalui literasi, kita mengajarkan anak-anak untuk berpikir terbuka, menghargai perbedaan, dan memahami nilai-nilai kebangsaan," ujarnya, Selasa 6 Mei 2025.

Hatir menilai gerakan literasi harus didukung oleh semua pihak, mulai dari keluarga, sekolah, hingga pemerintah.

Ia juga mendorong agar ruang-ruang publik, termasuk taman bacaan masyarakat dan perpustakaan, diberdayakan secara optimal.

Hatir menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat budaya literasi di Palangka Raya, sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Jika ingin mencetak generasi unggul dan berdaya saing, kita harus mulai dari penguatan literasi yang holistik—tidak hanya di sekolah, tetapi juga di lingkungan masyarakat," tegasnya. (MARINI/T)