PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Komisi III DPRD  Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, menekankan pentingnya menjadikan pendidikan dan partisipasi perempuan dalam politik serta sektor ekonomi sebagai prioritas pembangunan. 

Menurutnya, langkah ini penting untuk menyusutkan ketimpangan gender yang masih terjadi di berbagai lini kehidupan masyarakat.

“Pendidikan dan keterlibatan perempuan dalam politik maupun ekonomi harus menjadi prioritas. Ini adalah kunci untuk menciptakan kesetaraan dan mengurangi ketimpangan gender,” ujar Rana, Selasa 6 Mei 2025.

Ia menjelaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, namun kerap kali terbentur oleh keterbatasan akses, budaya patriarki, dan minimnya kesempatan yang tersedia. 

Untuk itu, dukungan dari pemerintah dan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan agar perempuan dapat berkembang secara optimal.

Rana juga mendorong peningkatan program pemberdayaan perempuan, baik melalui pelatihan keterampilan, akses permodalan untuk UMKM, maupun pendidikan politik yang berkelanjutan.

“Kita harus membuka ruang lebih luas bagi perempuan untuk aktif dalam proses pengambilan keputusan, baik di tingkat keluarga, komunitas, maupun pemerintahan,” tegasnya.

Dengan komitmen yang kuat dari semua pihak, Rana yakin ketimpangan gender bisa terus ditekan, dan perempuan Palangka Raya bisa berkontribusi lebih besar dalam membangun kota yang inklusif dan berkeadilan. (MARINI/j)