SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Sihol Parningotan Lumban Gaol berharap program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat dapat terealisasi di Kotim.

Menurutnya, program ini sangat penting untuk meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Kami dengar di Kalimantan Tengah sudah ada tiga wilayah yang siap melaksanakan program Sekolah Rakyat. Sekolah ini 100 persen difasilitasi pemerintah pusat, tanpa biaya dan bahkan menyediakan asrama bagi siswa,” kata Gaol, Rabu, 7 Mei 2025.

Ia menjelaskan, salah satu syarat untuk mendapatkan program ini adalah pemerintah daerah harus menyiapkan minimal 5 hektare lahan. Dirinya berharap Pemkab Kotim juga berupaya melobi agar bisa ikut serta dalam program ini. Karena program ini diyakini berdampak positif bagi masyarakat.

Namun, Gaol juga menekankan pentingnya penempatan lokasi sekolah rakyat agar tidak terlalu dekat dengan pusat kota.

“Kalau terlalu dekat, dikhawatirkan akan memengaruhi sekolah-sekolah yang sudah ada. Sebaiknya ditempatkan agak jauh dari pusat kota agar benar-benar menyasar masyarakat pedalaman yang selama ini kesulitan akses pendidikan,” tambahnya.

Ia berharap Sekolah Rakyat dapat menjadi solusi atas keluhan masyarakat soal pendidikan gratis  wajib belajar 9 tahun yang selama ini belum sepenuhnya terealisasi.

“Kami juga mendapat informasi bahwa sekolah ini akan merekrut siswa dari pelosok, terutama mereka yang berasal dari keluarga ekonomi lemah. Dengan adanya asrama, anak-anak dari pedalaman tidak perlu khawatir karena semua fasilitas sudah disiapkan,” ujarnya.

Menurutnya, jika terealisasi, program ini tidak hanya menjawab kebutuhan pendidikan namun juga akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. (DEWI PATMALASARI/H)