BORNEONEWS, Palangka Raya - Prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya, Ika P memprakirakan cuaca di Kalimantan Tengah (Kalteng) selama seminggu ke depan akan didominasi oleh kondisi berawan hingga hujan ringan.
Namun, potensi hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah Kalteng tetap perlu diwaspadai. Suhu udara diperkirakan berkisar antara 23°C hingga 33°C, dengan kelembaban udara antara 60 persen hingga 100 persen.
Angin umumnya akan bertiup dari arah selatan ke utara dengan kecepatan 5 hingga 15 kilometer per jam. Tinggi gelombang di perairan selatan Kalteng diperkirakan rendah, berkisar antara 0.5 hingga 1.0 meter.
"Meskipun demikian, masyarakat pesisir tetap diimbau untuk waspada terhadap potensi peningkatan tinggi gelombang akibat pertumbuhan awan konvektif," ungkapnya, Rabu, 7 Mei 2025.
Peringatan dini cuaca buruk perlu diperhatikan masyarakat Kalteng. Potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir/kilat dan angin kencang perlu diwaspadai di beberapa wilayah.
Hujan lokal dengan intensitas sedang hingga lebat dan durasi singkat juga berpotensi terjadi, disertai petir/kilat, angin kencang, bahkan angin puting beliung.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang mungkin ditimbulkan akibat cuaca ekstrem. Genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang merupakan beberapa potensi risiko yang perlu diantisipasi.
Pertumbuhan awan konvektif (awan Cumulonimbus) perlu diwaspadai karena berpotensi menyebabkan hujan sedang hingga lebat, angin kencang, dan peningkatan tinggi gelombang di wilayah pesisir dan perairan selatan Kalteng. Masyarakat di daerah pesisir dan nelayan diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca terkini.
BMKG mengimbau masyarakat Kalteng untuk selalu memantau perkembangan cuaca melalui media resmi BMKG dan mengikuti arahan dari instansi terkait.
"Keselamatan dan kewaspadaan masyarakat merupakan prioritas utama dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem ini," pungkasnya. (PATHUR/R)









