PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Seleksi Calon Paskibraka Kalimantan Tengah tahun 2025 kini memasukkan aspek penelusuran rekam jejak media sosial sebagai salah satu kriteria penilaian.

Langkah itu diumumkan dalam pembukaan seleksi oleh Ketua TP-PKK Provinsi Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran di Aula Jayang Tingang.

“Saya tekankan agar para peserta seleksi bijak dalam menggunakan media sosial karena jejak digital dapat berdampak jangka panjang, termasuk dalam proses seleksi Paskibraka,” kata Aisyah di Palangka Raya, baru baru ini.

Plt Sekda Kalteng Leonard S. Ampung menjelaskan bahwa seleksi dilakukan berdasarkan aturan BPIP dan melibatkan berbagai tahapan seperti tes wawasan kebangsaan, kesehatan, PBB, serta psikotes.

Ia menambahkan bahwa total peserta seleksi tahun ini adalah 80 siswa-siswi utusan dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah mewujudkan pembentukan Paskibraka yang transparan, objektif, dan menjadi pedoman bagi seluruh pemangku kepentingan,” ungkap Leonard. (HERMAWAN DP/j)