PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Komisi III DPRD Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, menekankan pentingnya pembaruan dan inovasi dalam sistem pendidikan, khususnya dalam menyusun kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman. 

Menurutnya, kurikulum yang adaptif akan lebih mampu mencetak generasi yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.

"Relevansi kurikulum harus diwujudkan melalui berbagai inovasi, seperti pengintegrasian teknologi dalam proses belajar mengajar, pengembangan kurikulum berbasis kompetensi, serta peningkatan kolaborasi antara sekolah dan dunia usaha," ungkap Rana, Rabu, 7 Mei 2025.

Ia menjelaskan bahwa dunia pendidikan tidak bisa lagi berjalan sendiri tanpa keterlibatan pihak luar, terutama sektor industri dan dunia kerja yang akan menjadi tujuan lulusan pendidikan. 

Kolaborasi ini, menurutnya, dapat membuka ruang praktik langsung, magang, hingga penyesuaian materi pembelajaran dengan kebutuhan pasar.

Rana juga mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya dan Dinas Pendidikan agar terus memperkuat pelatihan bagi tenaga pendidik, serta menyediakan infrastruktur teknologi yang memadai di sekolah-sekolah, baik di wilayah perkotaan maupun pinggiran.

"Kita ingin memastikan bahwa siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki keterampilan dan karakter yang dibutuhkan di era modern," tutupnya. (MARINI/j)