BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menegaskan bahwa pelaksanaan pasar murah di seluruh desa se-Kalteng menjadi bagian penting dari Program 100 Hari Kerja Gubernur dan Wakil Gubernur dalam menekan inflasi dan mendukung masyarakat.
Wagub menyebutkan bahwa lonjakan harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan menjadi alasan pelaksanaan pasar murah secara masif di Kalteng.
“Kegiatan pasar murah ini juga menjadi salah satu fokus Program 100 Hari Kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng, sebagai salah satu bentuk perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat,” ucap Edy Pratowo di Kapuas, baru baru ini.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menyalurkan bahan pokok murah, tetapi juga sebagai bentuk pemerataan dan kepedulian sosial.
Pasar murah di Kapuas Kuala menyediakan 1.500 paket untuk tahap kedua, setelah sebelumnya menyalurkan 1.642 paket di tahap pertama dari total 25.000 paket yang dialokasikan untuk Kabupaten Kapuas.
--page
Wagub menyatakan pasar murah ini dilaksanakan dengan pengawasan TNI dan Polri agar berjalan transparan dan tepat sasaran. (HERMAWAN DP/Y)









