PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebuah kebakaran kecil terjadi di Jalan Garuda XI, Palangka Raya, akibat overload pada stavol CCTV. Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan peralatan listrik.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Palangka Raya, Gloriana Aden, menanggapi insiden tersebut dengan menekankan pentingnya penggunaan peralatan listrik yang aman dan sesuai kapasitasnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memperhatikan detail penggunaan listrik di rumah.

"Masyarakat harus menggunakan peralatan listrik dengan hati-hati dan sesuai porsinya," ujar Gloriana Aden, Jumat, 9 Mei 2025.

Dirinya menjelaskan bahwa overload listrik seringkali menjadi penyebab utama kebakaran di rumah tangga.

Terutama untuk peralatan elektronik yang digunakan secara terus-menerus, seperti lemari pendingin, masyarakat diimbau untuk memperhatikan kualitas stop kontak yang digunakan.

Stop kontak yang berstandar Nasional Indonesia (SNI) sangat penting untuk memastikan keamanan dan mencegah korsleting listrik.

Selain menggunakan stop kontak SNI, Gloriana Aden juga menyarankan untuk memastikan arus listrik di rumah dalam kondisi normal dan stabil. Fluktuasi arus listrik yang naik turun dapat menyebabkan kerusakan pada peralatan elektronik dan meningkatkan risiko kebakaran.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, diharapkan kejadian serupa dapat dicegah.

"Keselamatan dan keamanan rumah tangga menjadi tanggung jawab bersama, dan kehati-hatian dalam penggunaan listrik merupakan langkah penting untuk menjaganya," pungkasnya. (PATHUR/H)