PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palangka Raya menyerahkan 38 Kartu Identitas Anak (KIA) kepada siswa-siswi RA Annisa 2 Penyerahan dilakukan pada Jumat, 9 Mei 2025.

Penyerahan KIA ini merupakan bagian dari program inovasi unggulan Disdukcapil yang diberi nama Nakar Antah (Nampa Kartu Identitas Anak Itah) yang berarti membuat kartu identitas anak kita.

Kepala Disdukcapil Palangka Raya, Sabirin Muhtar menjelaskan bahwa program Nakar Antah bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat, khususnya anak-anak, dalam mendapatkan KIA.

Program ini merupakan wujud komitmen Disdukcapil untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang optimal dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan adanya program ini, diharapkan seluruh anak di Kota Palangka Raya dapat memiliki KIA.

"Kami berupaya untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Program Nakar Antah ini merupakan salah satu bentuk nyata dari komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan tepat," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa program ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan publik.

Penyerahan KIA kepada RA Annisa 2 dilakukan secara simbolis kepada perwakilan siswa. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari Disdukcapil Palangka Raya, guru-guru RA Annisa 2, serta orang tua murid.

Suasana penyerahan berlangsung meriah dan penuh semangat, mencerminkan antusiasme baik dari pihak Disdukcapil maupun pihak sekolah.

Melalui program Nakar Antah, Disdukcapil Palangka Raya berharap dapat meningkatkan cakupan kepemilikan KIA di kalangan anak-anak di Kota Palangka Raya.

KIA sendiri memiliki banyak manfaat, antara lain sebagai identitas resmi anak, memudahkan akses layanan publik, dan melindungi hak-hak anak.

Dengan KIA, anak-anak akan lebih mudah mengakses berbagai layanan publik seperti kesehatan dan pendidikan.

Disdukcapil Palangka Raya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan inovasi dalam rangka memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang terbaik bagi masyarakat.

Ke depannya, Disdukcapil akan terus mengembangkan program-program inovatif lainnya untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan kependudukan.

"Kami berharap program ini dapat ditiru oleh daerah lain untuk meningkatkan aksesibilitas KIA bagi anak-anak di seluruh Indonesia," pungkasnya. (PATHUR/R)