BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Bapas Kelas I Palangka Raya, Theo Adrianus, berkomitmen melanjutkan dan meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan, terutama dalam hal pendampingan hukum dan program reintegrasi sosial.
Theo menyampaikan harapan agar dapat menjalin kerja sama yang baik dengan seluruh elemen, termasuk insan pers, untuk mendukung publikasi kegiatan positif Bapas maupun satuan kerja pemasyarakatan lainnya.
Ditegaskannya Bapas memiliki peran penting dalam tiga tahap sistem peradilan pidana, yakni pra-adjudikasi, adjudikasi, dan pasca-adjudikasi. Salah satu fokus utama adalah pendampingan anak yang berhadapan dengan hukum.
"Anak di bawah umur yang terlibat perkara pidana menjadi kewenangan kami. Pendampingan harus dilakukan secara tepat, mempertimbangkan aspek sosial, pendidikan, dan masa depan anak. Tujuannya agar mereka bisa kembali ke keluarga," jelasnya usai pelantikan di Palangka Raya, baru baru ini.
Selain itu, Bapas juga berperan dalam pelaksanaan program integrasi, seperti pembebasan bersyarat bagi warga binaan yang memenuhi syarat administratif dan substantif. Meski wilayah kerja Bapas Palangka Raya cukup luas, Theo optimistis mampu menjalankan amanah tersebut dengan dukungan seluruh pihak.
--page
"Ribuan warga binaan harus kami layani. Ini bukan pekerjaan mudah, tetapi dengan dukungan semua pihak, termasuk rekan-rekan media, saya yakin bisa dilaksanakan," tegasnya.
Terkait program jangka pendek, Theo memilih untuk terlebih dahulu memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program yang sudah berjalan. Ia menekankan pentingnya prinsip layanan yang efektif, efisien, produktif, dan memberikan manfaat.
"Program yang ada akan kami monitor terlebih dahulu. Jika ada yang perlu ditingkatkan, tentu akan kami benahi," jelasnya. (HERMAWAN DP/Y)









