PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menyampaikan usulan pembangunan Sekolah Khusus Percontohan kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Republik Indonesia Abdul Mu’ti.

Usulan tersebut disampaikan untuk memperkuat pendidikan inklusif di wilayah pedalaman Kalimantan Tengah yang masih kekurangan akses bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

“Mohon kiranya agar Program Revitalisasi Sekolah dapat menjadi salah satu fokus pembangunan SDM di Kalimantan Tengah,” ucap Gubernur di Palangka Raya, Jumat, 9 Mei 2025,

Pemerintah Provinsi Kalteng juga mengusulkan peningkatan sarana digitalisasi pembelajaran dengan penambahan 3.141 TV canggih, 874 panel surya, dan 321 unit Starlink untuk menjangkau sekolah hingga ke desa-desa terpencil.

Selain itu, Gubernur mengungkapkan kebutuhan peningkatan kesejahteraan guru di daerah terpencil, serta dukungan kebijakan agar daerah dapat mengangkat guru honorer, mengingat jumlah guru di Kalteng mencapai lebih dari 43 ribu orang.

“Kami mohon dukungan Pemerintah Pusat untuk Pembangunan Sekolah Khusus Percontohan yang belum pernah ada di Provinsi Kalimantan Tengah. Mengingat masih ditemukan anak-anak berkebutuhan khusus di pelosok, sehingga dinilai perlu ditampung dalam sekolah asrama untuk memudahkan penanganan,” tutupnya. (HERMAWAN DP/j)