PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua II DPRD Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, menyerukan pentingnya menjaga kelestarian habitat ikan lokal di wilayah setempat. 

Ia menyoroti praktik penangkapan ikan yang berlebihan dan penggunaan alat tangkap yang merusak lingkungan sebagai ancaman serius terhadap ekosistem perairan.

Menurut Nenie, ikan lokal merupakan bagian dari kekayaan hayati dan sumber penghidupan masyarakat yang harus dilestarikan. 

Ikan-ikan seperti lais, baung, patin, dan gabus, banyak dijual di pasar tradisional dan menjadi sumber protein penting bagi masyarakat.

"Saya. meminta masyarakat dan para nelayan agar tidak menggunakan bahan beracun, setrum, atau alat lain yang dapat merusak habitat air," mintanya, Sabtu, 10 Mei 2025.

Tegasnya, habitat ikan lokal harus tetap terjaga. Penangkapan jangan berlebihan dan tidak boleh menggunakan alat beracun maupun yang merusak lingkungan.

Nenie juga mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait untuk melakukan pengawasan dan edukasi kepada masyarakat agar aktivitas penangkapan ikan dilakukan secara bijak dan berkelanjutan.

"Saya berharap upaya ini dapat menjaga keseimbangan ekosistem perairan serta menjamin ketersediaan ikan lokal bagi generasi mendatang," pungkasnya. (MARINI/j)