PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Komisi II DPRD Palangka Raya, Sumadi, menegaskan pentingnya pengembangan sektor peternakan ayam potong di daerah sebagai langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi. Ia menilai ayam potong memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan permintaannya terus meningkat.

“Permintaan terhadap ayam potong selalu stabil, bahkan cenderung meningkat, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun usaha kuliner. Ini peluang ekonomi yang besar,” kata Sumadi, Minggu 11 Mei 2025.

Ia menyoroti bahwa saat ini sebagian kebutuhan ayam potong Palangka Raya masih dipasok dari luar daerah. Ketergantungan ini dinilai berisiko, terutama ketika terjadi gangguan distribusi atau lonjakan harga di daerah pemasok.

“Oleh karena itu, kita harus mendorong sektor peternakan ayam potong agar tumbuh dan berkembang. Palangka Raya seharusnya bisa mandiri dan tidak terus bergantung pada pasokan dari luar,” ujarnya.

Sumadi berharap Pemerintah Kota dapat memberikan perhatian lebih kepada para peternak lokal, baik melalui pelatihan, bantuan bibit ayam, pakan, hingga akses permodalan. 

--page

Menurutnya, dukungan konkret dari pemerintah akan mempercepat pertumbuhan sektor ini dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Jika produksi ayam potong lokal meningkat, dampaknya akan sangat besar. Tidak hanya untuk ketahanan pangan, tapi juga membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” tutup Sumadi. (MARINI/y)