BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Erlan Audri, menyoroti pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup, khususnya habitat ikan-ikan lokal yang kini mulai terancam.
Ia menegaskan bahwa, kelestarian sumber daya perairan menjadi bagian integral dari pembangunan berkelanjutan di kota ini.
Menurut Erlan, ikan-ikan lokal seperti ikan puyu, lais, gabus, dan saluang merupakan kekayaan hayati yang memiliki nilai ekologi dan ekonomi tinggi.
Namun, keberadaan spesies tersebut kini mulai menyusut akibat kerusakan habitat, pencemaran air, dan perubahan ekosistem.
“Kita harus serius menjaga lingkungan perairan kita. Jangan sampai ikan-ikan lokal seperti puyu, lais, gabus, saluang, dan lainnya punah karena kelalaian kita dalam mengelola lingkungan,” ujar Erlan, Minggu 11 Mei 2025.
--page
Ia mengimbau agar masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar sungai dan rawa, turut menjaga kebersihan dan tidak membuang limbah ke perairan.
Di sisi lain, ia juga meminta pemerintah memperkuat regulasi perlindungan lingkungan serta mengembangkan program budidaya ikan lokal.
“Pelestarian ikan lokal ini harus dimulai dari sekarang, baik melalui perlindungan habitat alami maupun melalui budidaya. Pemerintah dan masyarakat harus bergerak bersama,” tegasnya.
Erlan berharap ke depan Palangka Raya bisa menjadi contoh kota yang mampu menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan. (MARINI/y)









