PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Arif M Norkim menegaskan bahwa sektor pertanian dan perikanan memiliki peran strategis dalam mendorong penyerapan tenaga kerja lokal. 

Menurutnya, pengembangan dua sektor ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi solusi nyata untuk mengurangi angka pengangguran di daerah.

Arif menyebutkan, sektor pertanian dan perikanan masih menjadi tumpuan hidup sebagian besar masyarakat, khususnya di wilayah pinggiran dan perdesaan. 

Dengan penguatan sektor ini melalui program-program pemberdayaan, pelatihan, hingga akses pasar yang lebih baik, potensi penyerapan tenaga kerja lokal bisa semakin maksimal.

"Pertanian dan perikanan itu sektor yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Jika dikelola dengan baik, sangat potensial untuk menyerap tenaga kerja lokal dan menjadi alternatif nyata mengurangi pengangguran," kata Arif, Senin 12 Mei 2025.

Ia menambahkan, pemerintah daerah harus mampu memberikan perhatian lebih dalam hal penguatan infrastruktur, teknologi, serta akses permodalan bagi para petani dan nelayan. Langkah ini akan mendorong peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha mereka.

"Kalau sektor ini kuat, otomatis bisa membuka lapangan kerja baru, apalagi dengan dukungan teknologi dan inovasi yang disesuaikan dengan kondisi lokal. Ini sekaligus menjadi upaya penguatan ekonomi kerakyatan," lanjutnya.

Arif berharap, pengembangan sektor pertanian dan perikanan ke depan juga didorong melalui kolaborasi lintas sektor, baik pemerintah, swasta, maupun perguruan tinggi, agar bisa berjalan lebih efektif, berkelanjutan, dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Palangka Raya. (MARINI/H)