PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Jati Asmoro menegaskan pentingnya pelestarian serta promosi kerajinan rotan sebagai warisan budaya sekaligus potensi ekonomi lokal yang harus terus dijaga.

Menurutnya kerajinan rotan khas Palangka Raya memiliki nilai seni tinggi dan peluang pasar yang luas jika dikelola secara serius.

Jati mengatakan di tengah arus modernisasi dan persaingan produk industri massal, kerajinan rotan harus tetap eksis dengan sentuhan inovasi dan dukungan dari pemerintah daerah. 

Hal ini penting agar produk lokal tetap menjadi kebanggaan daerah dan mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional.

"Kerajinan rotan adalah kekayaan budaya kita yang harus dilestarikan. Tidak hanya itu, ini juga bisa menjadi sumber penghidupan masyarakat, khususnya perajin lokal. Oleh karena itu, promosi dan pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan," ujar Jati, Senin 12 Mei 2025.

Ia juga mendorong agar pemerintah kota menyediakan ruang-ruang promosi yang lebih luas, baik melalui event pameran, festival, maupun memanfaatkan platform digital agar produk rotan Palangka Raya lebih dikenal luas.

"Perlu ada langkah konkret dari pemerintah, seperti memfasilitasi pelatihan, akses modal, hingga mempermudah promosi di tingkat nasional dan internasional. Dengan begitu, kerajinan rotan Palangka Raya bisa menjadi ikon ekonomi kreatif daerah," pungkasnya. (MARINI/R)